Tentang Kita
Pada bulan Agustus 2005 terbentuk KKI Denver yang bermula dari kerinduan sejumlah
orang Indonesia untuk berkumpul dan memiliki komunitas tempat berbagi pengalaman
iman dan pengalaman hidup. Mereka adalah Gunarto & Mona, Eddy & Mariati, Hery &
Meliyanty dan Gandhi & Angeline. Saat itu Mona menjabat sebagai koordinator dibantu
Meliyanty sebagai bendahara.
Awal kegiatan KKI Denver diadakan setiap 3 minggu sekali dengan membahas ajaran-ajaran
Iman Katolik dan diselingi dengan Ziarah, Rosario bersama. Perayaan Ekaristi Pertama
diadakan pada bulan December 2005 di rumah Gunarto & Mona dan kita mengundang Rm.
Effendy Liwang MSC dari San Antonio, Texas. Sejak itu setiap 3 bulan sekali, KKI
Denver mengadakan Rekoleksi dan Misa Ekaristi dengan mengundang romo dari lain state.
Dengan berkembangnya jumlah anggota, di bulan September 2006, KKI Denver mendapat
ijin untuk menggunakan St. Francis Hall di St. Thomas More School Building untuk
kegiatan KKI.
Pada bulan Mei 2007, Tuhan mengutus romo Andre Sugijopranoto SJ. untuk belajar di
Regis University Colorado selama 16 bulan, sejak saat itu Romo Andre menjadi pembimbing
istimewa bagi kami. Di bawah bimbingan romo Andre, KKI dapat mengadakan Misa bulanan
dan Misa Jum’at Pertama. Kepengurusan KKI dibentuk bulan Agustus 2007 dan Eddy Ng
terpilih sebagai Ketua KKI yang pertama sampai periode Agustus 2009.
Pada bulan September 2008 Romo Andre menyelesaikan studinya dan harus kembali ke
tanah air. Namun berkat kemurahan Tuhan, kami mendapat romo Pembimbing baru, yaitu
Romo Richard Sebastian Anthonysamy, SJ yang berasal dari Malaysia serta fasih berbahasa
Melayu. Beliau datang ke Colorado untuk menempuh pendidikan S-3 di Denver University.
Perubahan nama KKI Denver menjadi KKI Colorado terjadi karena banyak anggota yang
berasal dari luar kota Denver, sehingga nama KKI Colorado dapat lebih mengakomodasi
semua anggota di seluruh Colorado.
KKI Colorado bagaikan Kerajaan Allah yang di wartakan Yesus (Markus 4: 26-27) "Kerajaan Allah itu seumpama orang yang menaburkan benih di
tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu
mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui
orang itu."